Pelemahan Rupiah Belum Ada Tanda-tanda Mereda

 

Walaupun Senin kemarin nilai tukar rupiah ditutup menguat, tekanan pelemahan atas nilai tukar rupiah belum ada tanda-tanda mereda. Bank Indonesia diperkirakan akan menjaga pergerakan rupiah di kisaran Rp 9.670-Rp 9.680 per dollar AS.

Pada Senin kemarin, nilai tukar rupiah ditutup menguat di Rp 9.618 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg). Menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana, penguatan itu tampaknya karena adanya intervensi BI.

Bursa Indonesia (IHSG) ditutup turun di level 4.439,97 (0,57 persen) mengikuti penurunan pada bursa utama Asia. Sementara itu, harga minyak mentah Brent dan WTI masih turun menjadi 111,71 dollar AS per barrel dan 95,32 dollar AS per barrel.

Pasar global masih ditutup naik pada perdagangan kemarin. Untuk hari ini Index Future Asia tercatat naik merespons ekspektasi perbaikan ekonomi di Jepang dengan stimulus moneter Perdana Menteri Abe.

Lana memperkirakan rupiah akan mengalami tekanan pelemahan ke kisaran Rp 9.670-Rp 9.680 per dollar AS dengan penjagaan BI. “Tanpa penjagaan, rupiah bisa kembali melesat ke kisaran Rp 9.830-Rp 9.880 per dollar AS,” kata dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s